Jumat, 06 Mei 2016

Puisi Matematika

Kata-kata dalam matematika juga bisa dibuat puisi loh, ini semakin menyakinkan kita kalau matematika itu bukan menakutkan tapi selain menyenangkan, matematika juga ada seni nya :) 

Berikut beberapa contoh karya puisi matematika yang saya kutip dari :
http://eprints.unsri.ac.id/867/1/puisi-matematika-unsri-zulkardi.pdf . Untuk lebih jelasnya lihat aja link tersebut.


NAMUN KAU BERARTI

Berada di populasimu
Terikat dalam sampelmu
Dan mungkin kan menjadi statistika darimu,
Menjadi beban bagiku

Aku berusaha mencari peluang
Dari frekuensi yang telah kau persiapkan
Itu sulit tuk kulakukan
Walau telah banyak sigma dari tindakan

Aku tak bisa jadi modus, yang kerap kali muncul
Aku juga belum bisa menjadi median, yang selalu berada dipertengahan
Namun ku hanya bisa menjadi polygon dan histogram
Yang sering mendarat dan terbang

Ditengah kegalauan atasmu
Ditengah kerisauanku
Kutemui suatu titik akan kejadian
Bahwa,
antara aku dan engkau ada irisan

Saatku melihat air, teringatku pada volumemu
Lalu kulihat lagi bumi, luasmu terbesit dalam benakku
Kecepatan pun terlintas dipikiranku, saat ku melihat kendaraan itu
Dan saat ku lihat gedung itu, tinggimu berkecambuk dalam diriku

Mungkin semua itu jadi pertanda
Bahwa kehadiranmu begitu bermakna
Dan kehadiranmu sungguh berarti dalam kehidupan ini

HUDIAH ARISANTI
SMA PGRI 1 Lubuk Linggau

KESAKSIAN CINTA DALAM BAHASA MATEMATIKA

Sengaja kurangkai kata untuk dirimu yang aku cinta
Meski tak seistimewa nilai-nilai pada sudut istimewa
Tapi khusus kuciptakan untuk dirimu saja
Sebagai kesaksian atas cinta kita

Kasihku...
Aku mencintaimu
Tak peduli pada limit waktu
Tak peduli meski diferensial tidak setuju
Karna mencintaimu
Mendongkrak integral dalam hidupku
Memperjelas sketsa dari hadirku

Kasihku...
Mencintaimu adalah nafas segar untukku
Dapatkan peluang kebahagiaan yang selalu ku tunggu
Karena cintamu lengkapi komposisi dari fungsi hidupku
Hari ini, esok dan sampai akhir waktu

Kasihku...
Aku mencintaimu meski perbedaan kita jauh lebih banyak
Dari yang namanya sukubanyak
Tak sedikitpun goyahkan hatiku
Untuk mengeliminasi segelintir rasa cintaku padamu

Kasihku...
Hapuslah segenap ragu dalam kalbumu
Mari melangkah bersama cinta yang penuh syahdu
Percayalah padaku
Meski gelombang trigonometri kian berliku
Dengan cinta sejati kan mudah berlalu

Kasihku....
Cinta bukan statistika
Karena dalam cinta tak ada kata rata-rata
Sebab terhenti karna kuartil dan desil
Lalu usai dan berakhir


ROBI ULFA SARI RUSERA
SMA Negeri 1 Muara Enim


Materi Sudut

Kali ini, saya akan memposting mengenai materi sudut.

Sudut adalah bagian yang terletak diantara 2 garis yang berpotongan, Atau Sudut adalah himpunan semua titik dari dua sinar yang bersekutu pangkalnya.

Bagian-bagian pada suatu sudut

Sudut memiliki tiga bagian penting, yaitu:

Kaki Sudut
Garis sinar yang membentuk sudut tersebut.

Titik Sudut
Titik pangkal/ titik potong tempat berhimpitnya garis sinar.

Daerah Sudut
Daerah atau ruang yang ada diantara dua kaki sudut.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut:






Ada 5 jenis sudut yang perlu kalian ketahui, yakni.
1. SUDUT SIKU-SIKU
Sudut siku-siku lebih dikenal dengan sudut tegak lurus yang besarnya adalah 90 derajat. Seperti terlihat pada gambar 1 berikut.








gambar 1. Sudut Siku-siku

2. SUDUT LANCIP
Sudut lancip lebih dikenal dengan sudut"runcing/tajam". Besar sudute lancip adalah kurang dari 90 derajat. Berikut gambar beberapa sudut lancip.







                                        gambar 2. Sudut Lancip selalu kurang dari 90 derajat.


3. SUDUT TUMPUL
Sudut tumpul lebih dikenal dengan sudut"rebah/roboh". Besar sudut tumpul lebih dari 90 derajat dan kurang dari 180 derajat. Berikut gambar sudut tumpul.






                              gambar 3. Sudut tumpul selalu lebih dari 90 dan kurang dari 180 derajat.

4. SUDUT LURUS
Besar sudut lurus adalah 180 derajat. Berikut gambarnya.








5. SUDUT REFLEKS.
Sudut refleks besarnya lebih dari 180 derajat tetapi kurang dari 360 derajat.
Berikut gambarnya.





Hubungan antar Sudut


Sudut Berpenyiku
Apabila ada dua buah sudut berhimpitan dan membentuk sudut siku-siku, maka sudut yang satu akan menjadi sudut penyiku bagi sudut yang lain sehingga kedua sudut tersebut dinyatakan sebagai sudut yang saling berpenyiku (komplemen).

Materi Pengertian Garis dan Sudut Matematika Kelas 7 SMP
ABD + DBC = 90°

Sudut Berpelurus
Apabila ada dua buah sudut yang berhimpitan dan saling membentuk sudut lurus maka sudut yang satu akan menjadi sudut pelurus bagi sudut yang lain sehingga kedua sudut tersebit bisa dikatakan sebagai sudut yang saling berpelurus (suplemen).

Materi Pengertian Garis dan Sudut Matematika Kelas 7 SMP
PQS + SQT + TQR = 180° 

 

Hubungan Antar Sudut apabila Dua Garis Sejajar Dipotong oleh Garis Lain

Simak dengan baik gambar di bawah ini:

Materi Pengertian Garis dan Sudut Matematika Kelas 7 SMP


Sudut Sehadap (sama besar)
adalah sudut yang memiliki posisi yang sama dan besarnyapun sama. pada gambar di atas, sudut yang sehadap adalah:

∠A = ∠E
∠B = ∠F
∠C = ∠G
∠D = ∠H

Sudut Dalam Berseberangan (sama besar)
adalah sudut yang ada di bagian dalam dan posisinya saling berseberangan, pada gambar di ats sudut dalam berseberangan adalah:

∠C = ∠E
∠D = ∠F

Sudut Luar Berseberangan (sama besar)
adalah sudut yang berada di bagian luar dan posisinya saling berseberangan, contohnya:

∠A = ∠G
∠B = ∠H

Sudut Dalam Sepihak
adalah sudut yang berada di bagian dalam dan berada pada sisi yang sama. bila dijumlahkan, sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180°. contohnya:

∠D + ∠E = 180°
∠C + ∠F = 180°

Sudut Luar Sepihak
adalah sudut yang berada di bagian luar dan berada pada sisi yang sama. bila dijumlahkan, sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180°. contohnya:

∠B + ∠G = 180°
∠A + ∠H = 180°

Sudut bertolak belakang (sama besar)
merupakan sudut yang posisinya saling bertolak belakang, pada gambar di atas, sudut yang bertolak belakang adalah:

∠A = ∠C
∠B = ∠D
∠E = ∠G
∠F = ∠H
Satuan Sudut
Di dalam ukuran derajat, nilai 1 derajat mewakili sebuah sudut yang diputar sejauh 1/360 putaran. artinya 1°=1/360 putaran.

untuk menyatakan ukuran sudut yang lebih kecil dari derajat (°) kita bisa menggunakan menit (') dan detik (''). perhatikan hubungan derajat, menit, dan detik berikut ini:

1 derajat (1°) = 60 menit (60')
1 menit (1') = 1/60°
1 menit (1') = 60 detik (60”)
1 derajat (1°) = 3600 detik (3600'')
1 detik (1'') = 1/3600°

ukuran sudut dalam satuan radian

1° = π/180 radian
atau
1 radian = 180°/π


Apabila nilai π = 3,14159 maka:

1° = π/180 radian = 3,14159/180 = 0,017453
atau
1 radian = 180°/π = 180°/3,14159 = 57,296°

itulah tadi materi sudut. semoga bermanfaat :)