Sudut adalah bagian yang terletak diantara 2 garis yang berpotongan, Atau Sudut adalah himpunan semua titik dari dua sinar yang bersekutu pangkalnya.
Bagian-bagian pada suatu sudut
Sudut memiliki tiga bagian penting, yaitu:
Kaki Sudut
Garis sinar yang membentuk sudut tersebut.
Titik Sudut
Titik pangkal/ titik potong tempat berhimpitnya garis sinar.
Daerah Sudut
Daerah atau ruang yang ada diantara dua kaki sudut.
Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut:
Ada 5 jenis sudut yang perlu kalian ketahui, yakni.
1. SUDUT SIKU-SIKU
Sudut siku-siku lebih dikenal dengan sudut tegak lurus yang besarnya adalah 90 derajat. Seperti terlihat pada gambar 1 berikut.
gambar 1. Sudut Siku-siku
2. SUDUT LANCIP
Sudut lancip lebih dikenal dengan sudut"runcing/tajam". Besar sudute lancip adalah kurang dari 90 derajat. Berikut gambar beberapa sudut lancip.
gambar 2. Sudut Lancip selalu kurang dari 90 derajat.
3. SUDUT TUMPUL
Sudut tumpul lebih dikenal dengan sudut"rebah/roboh". Besar sudut tumpul lebih dari 90 derajat dan kurang dari 180 derajat. Berikut gambar sudut tumpul.
gambar 3. Sudut tumpul selalu lebih dari 90 dan kurang dari 180 derajat.
4. SUDUT LURUS
Besar sudut lurus adalah 180 derajat. Berikut gambarnya.
5. SUDUT REFLEKS.
Sudut refleks besarnya lebih dari 180 derajat tetapi kurang dari 360 derajat.
Berikut gambarnya.
Hubungan antar Sudut
Sudut Berpenyiku
Apabila ada dua buah sudut berhimpitan dan membentuk sudut siku-siku, maka sudut yang satu akan menjadi sudut penyiku bagi sudut yang lain sehingga kedua sudut tersebut dinyatakan sebagai sudut yang saling berpenyiku (komplemen).
∠ABD + ∠DBC = 90°
Sudut Berpelurus
Apabila ada dua buah sudut yang berhimpitan dan saling membentuk sudut lurus maka sudut yang satu akan menjadi sudut pelurus bagi sudut yang lain sehingga kedua sudut tersebit bisa dikatakan sebagai sudut yang saling berpelurus (suplemen).
∠PQS + ∠SQT + ∠TQR = 180°
Hubungan Antar Sudut apabila Dua Garis Sejajar Dipotong oleh Garis Lain
Simak dengan baik gambar di bawah ini:
Sudut Sehadap (sama besar)
adalah sudut yang memiliki posisi yang sama dan besarnyapun sama. pada gambar di atas, sudut yang sehadap adalah:
∠A = ∠E
∠B = ∠F
∠C = ∠G
∠D = ∠H
Sudut Dalam Berseberangan (sama besar)
adalah sudut yang ada di bagian dalam dan posisinya saling berseberangan, pada gambar di ats sudut dalam berseberangan adalah:
∠C = ∠E
∠D = ∠F
Sudut Luar Berseberangan (sama besar)
adalah sudut yang berada di bagian luar dan posisinya saling berseberangan, contohnya:
∠A = ∠G
∠B = ∠H
Sudut Dalam Sepihak
adalah sudut yang berada di bagian dalam dan berada pada sisi yang sama. bila dijumlahkan, sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180°. contohnya:
∠D + ∠E = 180°
∠C + ∠F = 180°
Sudut Luar Sepihak
adalah sudut yang berada di bagian luar dan berada pada sisi yang sama. bila dijumlahkan, sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180°. contohnya:
∠B + ∠G = 180°
∠A + ∠H = 180°
Sudut bertolak belakang (sama besar)
merupakan sudut yang posisinya saling bertolak belakang, pada gambar di atas, sudut yang bertolak belakang adalah:
∠A = ∠C
∠B = ∠D
∠E = ∠G
∠F = ∠H
Satuan Sudut
Di dalam ukuran derajat, nilai 1 derajat mewakili sebuah sudut yang diputar sejauh 1/360 putaran. artinya 1°=1/360 putaran.
untuk menyatakan ukuran sudut yang lebih kecil dari derajat (°) kita bisa menggunakan menit (') dan detik (''). perhatikan hubungan derajat, menit, dan detik berikut ini:
1 derajat (1°) = 60 menit (60')
1 menit (1') = 1/60°
1 menit (1') = 60 detik (60”)
1 derajat (1°) = 3600 detik (3600'')
1 detik (1'') = 1/3600°
ukuran sudut dalam satuan radian
1° = π/180 radian
atau
1 radian = 180°/π
Apabila nilai π = 3,14159 maka:
1° = π/180 radian = 3,14159/180 = 0,017453
atau
1 radian = 180°/π = 180°/3,14159 = 57,296°
itulah tadi materi sudut. semoga bermanfaat :)













postingan yang bermanfaat freti ^_^
BalasHapusTerima kasih bannati :) selamat berkunjung
Hapus